
Pastor Kampus · Adelaide City
Simon & Lauren
Adelaide City — kampus pusat kota kami, selalu ramai setiap Minggu malam.
Simon pindah dari Selandia Baru ke Adelaide pada usia 17 tahun setelah merasakan dorongan bahwa Tuhan menginginkannya di Australia. Apa yang ia temukan di sini bukan hanya kota baru. Ia menemukan iman, tujuan, dan akhirnya, panggilan yang telah ia abdikan hidupnya. Sejak awal, Simon sangat bersemangat tentang pemuridan - tentang berjalan bersama orang-orang dan membantu mereka menemukan siapa mereka sebenarnya yang diciptakan untuk menjadi. Itu bukan hanya nilai pelayanan baginya, itu bersifat pribadi. Seseorang telah melakukan itu untuknya, dan ia tidak pernah melupakannya. Lauren dibesarkan di daerah pedesaan Australia Selatan - rendah hati, tulus, dan dengan hati yang tulus untuk orang lain sejak awal. Imannya dalam dan kecintaannya pada keluarga tercermin dalam segala hal yang dilakukannya. Ia memiliki bakat untuk membuat orang merasa diperhatikan dan diterima, dan semangat untuk melihat keluarga tumbuh dan berkembang bersama dalam komunitas. Mereka bertemu di Adelaide, dan sejak itu mereka menjalin kemitraan - dalam pernikahan, keluarga, dan pelayanan. Bersama-sama mereka memiliki empat anak - Hosanna, Noah, Hallie, dan Jordan - dan cara mereka menjalani keluarga tercermin langsung dalam cara mereka memimpin. Di Adelaide City, Simon dan Lauren sedang membangun sesuatu yang sangat mereka yakini—sebuah gereja di mana orang tidak hanya hadir, tetapi benar-benar bertumbuh. Di mana murid-murid dibentuk, keluarga diperkuat, dan setiap orang mendapat kesempatan untuk melangkah ke dalam kepenuhan jati diri yang diciptakan Tuhan. Mereka sepenuhnya berkomitmen. Dan mereka baru saja memulai.
Kunjungi Adelaide City
Cara terbaik untuk bertemu Simon adalah pada hari Minggu.
Lebih banyak pemimpin






